Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

AYAH TERDUGA TERORIS KAGET ANAKNYA TERTANGKAP DENSUS 88 SETELAH 10 TAHUN MENGHILANG




NGANJUK- Seorang keluarga terduga teroris di Nganjuk, Jawa Timur. Kaget dan terkejut mendengar kabar ditangkapnya anak mereka oleh Tim Densus PoldaJjatim pada Senin kemarin.
Keluarga tak menyangka, anaknya yang selama 10 tahun hilang dan dicarinya, justru ikut teretangkap petugas saat penggerebekan terduga teroris di Sidoarjo.

Inilah rumah sederhana keluarga terduga teroris di desa Mlorah kecamatan Rejoso atas nama D-M-Y yang ikut tertangkap tim Densus Polda Jatim saat penggerebekan pada hari Senin kemarin.
Ayah terduga teroris tak menyangka, anaknya DMY yang tak pernah pulang selama 10tahun ikut tertangkap tim Densus di dusun Jedong kelurahan Uranagung, Sidoarjo.

D-M-Y ikut ditangkap bersama suaminya A-W dan 2 orang lainya I-H dan B-R di rumah kontrakan milik Haji Tamsih, pasca ledakan bom bunuh diri di Surabaya.
Menurut Usdiyono ayah terduga teroris, anaknya D-M-Y adalah seorang pribadi yang baik. Keseharianya banyak teman dan tak terlihat ada kejanggalan pada dirinya.

Terakhir pertemuan dengan anaknya sekitar 10 tahun silam, D-M-Y pamit kepada ayahnya untuk pergi menuntut ilmu di pondok pesantren di Sidoarjo. Kepada ayahnya D-M-Y mengaku ingin menjadi guru ngaji.

Namun setelah pergi, D-M-Y tak pernah terdengar kabar dan menghilang begitu saja tanpa bisa dihubungi. Ayahnya pun berusaha mencari namun juga tak membuahkan hasil.
Ayah D-M-Y baru mengetahui setelah mendengar kabar bahwa anaknya tertangkap oleh tim Densus, namun belum bisa memastikan pasalnya belum melihat secara langsung atau fotonya.

Usdiyono berharap ia segera bisa mengetahui keberadaan anaknya untuk memastikan bahwa orang yang tertangkap oleh tim Densus Polda Jatim adalah benar-benar anaknya. (red_ )

Posting Komentar untuk "AYAH TERDUGA TERORIS KAGET ANAKNYA TERTANGKAP DENSUS 88 SETELAH 10 TAHUN MENGHILANG"