Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

JELANG WAISAK PATUNG BUDDHA TIDUR DI MOJOKERTO DIBERSIHKAN




MOJOKERTO - Menyambut hari suci waisak,  umat Buddha di Mojokerto,  Jawa Timur, menggelar tradisi memandikan patung Buddha tidur di Maha Viahara Majapahit, Trowulan, Minggu pagi. Ini dilakukan, supaya terlihat indah, sekaligus menjadi simbul pensucian hati dari hal hal buruk.

Patung Buddha tidur yang terletak di desa Bejijong, kecamatan Trowulan, kabupaten Mojokerto ini, merupakan patung Buddha terbesar di Indonesia. Sejak dibangun tahun 2003 lalu, tradisi memandikan patung Buddha tidur, selalu dilakukan menjelang peringatan hari suci waisak.

Prosesi memandikan patung Buddha tidur, dianggap sebagai ritual mensucikan hati manusia dari pengaruh buruk yang ada. sedikitnya butuh 4 orang, dalam ritual memandikan patung Buddha tidur, karena memang ukuranya yang sangat besar.

Dari ukuranya, patung Buddha tidur di Maha Vihara Majapahit, Trowulan, Mojokerto ini, merupakan patung Buddha terbesar ke 3 di Asia tenggara, setelah Bangkok dan Kamboja.

Menurut Upasaka Pandita Dhammapala, Saryono, prosesi Rupang Buddha atau memandikan patung Buddha ini, rangkaian tradisi dalam menyambut hari suci waisak.

Selain pembersihan, patung Buddha juga di cat, untuk menjaga warna emas pada patung. Warna emas merupakan perwujudan Sidarta Gautama, pencetus ajaran Buddha. Patung Buddha tidur juga menceritakan wafatnya Sidarta Gautama dengan posisi bermeditasi.

Diperkirakan ribuan umat Buddha dari berbagai daerah, memperingati hari suci waisak di Maha Vihara Majapahit, Trowulan, Mojokerto, yang jatuh pada hari Selasa malam, besok. (red_ )

Posting Komentar untuk "JELANG WAISAK PATUNG BUDDHA TIDUR DI MOJOKERTO DIBERSIHKAN"