RATUSAN ULAMA KAMTIBMAS POLRES NGANJUK SIAP PERANGI BERITA HOAX
NGANJUK - Maraknya informasi hoax (berita bohong) yang disebarkan melalui media sosial, dapat menimbulkan terjadinya konflik. Berita hoax yang berkembang secara membabi buta, juga berdampak negatif terhadap masyarakat. Terlebih, bagi korban hoax, tentunya akan terganggu psikisnya dan dipandang miring oleh lingkungan sekitar. Untuk memeranginya, ratusan ulama kamtibmas Polres Nganjuk menggelar deklarasi anti hoax.
Hoax atau kabar bohong telah mewabah seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. Hoax dianggap bahaya karena dapat menimbulkan perpecahan dan sejumlah dampak negatif lainnya. Pemerintah pun menggalakkan kampanye kepada masyarakat untuk memerangi hoax, bahkan mengimbau masyarakat untuk tidak membaca berita hoax.
Untuk memeranginya, ratusan ulama Kamtibmas Polres Nganjuk menggelar deklarasi anti hoax. Para ulama kamtibmas ini, berkewajiban mengingatkan kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dan menangkal berita hoax tersebut.
Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wirata menjelaskan, tujuan kegiatan ini agar masyarakat lebih bijak dalam menyikapi berita hoax yang semakin merajalela. Pihaknya berharap dengan kedekatan para ulama Kamtibmas kepada masyarakat dapat menekan penyebaran berita hoax, serta tidak bereaksi spontan terhadap berita atau informasi yang belum jelas kebenaranya.
Deklarasi anti hoax yang berlangsung di markas Kepolisian di jalan gatot subroto kota Nganjuk itu, dihadiri oleh seluruh jajaran Polres Nganjuk, selain itu kapolres juga menggelar acara buka bersama dan satunan kepada ratusan anak yatim. (red_ )

Posting Komentar untuk "RATUSAN ULAMA KAMTIBMAS POLRES NGANJUK SIAP PERANGI BERITA HOAX"