Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

JUAL HARGA TINGGI BULOG DIUSIR BUPATI




JOMBANG - Jual sembako murah tapi harganya lebih tinggi dari harga pasar, petugas dari bulog diusir oleh Bupati Jombang, Jawa Timur, Senin pagi.

Menurut Bupati, pelaksanaan operasi pasar yang digelar bulog justru akan menyusahkan masyarakat karena dapat memicu harga-harga sembako yang saat ini sudah turun menjadi naik.


Pj. Bupati Jombang, Setiajit, memberi teguran keras kepada petugas dari bulog yang sedang menggelar operasi pasar di depan pasar pon kota Jombang, Jawa Timur, Senin Pagi.

Bupati kecewa lantaran harga yang ditetapkan bulog ternyata lebih tinggi dari harga di pasar. Pelaksanaan operasi pasar seperti ini, menurut bupati tidak menolong masyarakat tapi justru akan menyusahkan masyarakat.

Bupati menjelaskan, dalam sidak yang ia lakukan, harga-harga sembako di pasar tradisional di kabupaten Jombang saat ini sudah turun. Seperti beras kualitas premium misalnya, yang sebelumnya mencapai lebih dari 10.000 rupiah saat ini sudah turun menjadi 9500 rupiah perkilogram.

Tapi dalam operasi pasar bulog beras premium dijual dengan harga lebih dari 10000. Demikian juga dengan minyak goreng dan gula yang harganya juga lebih tinggi sekitar 1000 hingga 2000 rupiah dari harga pasar.

Tingginya harga di bulog ini, menurut Bupati akan memicu harga dipasar yang sudah turun dinaikkan lagi oleh pedagang seperti harga yang dijual bulog. Sehingga Bupati meminta, operasi pasar bulog dihentikan.


Terhadap protes Bupati tersebut, petugas dari bulog akan segera berkoordinasi dengan Disperindag propinsi Jawa Timur terkait tingginya harga operasi pasar yang diprotes Bupati Jombang. (red_ )

Posting Komentar untuk "JUAL HARGA TINGGI BULOG DIUSIR BUPATI"