Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

PEDAGANG JANUR BANJIR ORDERAN DILEBARAN KETUPAT




JOMBANG - Sehari jelang hari raya ketupat, pedagang janur dan ketupat di kota Jombang, Jawa Timur, diserbu pembeli.

Hal itu terjadi karena sepekan pasca hari raya idul fitri, umat muslim di jawa khususnya memiliki tradisi merayakan hari raya ketupat sebagai penutup idul fitri.

Sejak 3 hari terakhir para pedagang di pasar pon kota Jombang, jawa timur, ramai-ramai beralih menjadi penjual janur (daun kelapa yang masih muda) dadakan.

Mereka tak ingin menyia-nyiakan kesempatan karena pada hari Rabu hingga Kamis besok hari raya ketupat akan segera tiba.

Pada moment satu tahun sekali itu, seluruh umat muslim di jawa khususnya selalu membutuhkan janur untuk dibuat ketupat dan kue lepet, sebuah kue berbahan beras ketan yang menjadi kue khas pada hari raya ketupat.

Hari raya ketupat merupakan tradisi yang biasa digelar umat muslim di jawa sebagai penutup atau sepekan setelah hari raya idul fitri.

Sehingga tak heran jika dalam beberapa hari terakhir permintaan janur untuk membuat ketupat meningkat tajam.

Hari raya ketupat selalu menjadi berkah bagi para pedagang yang beralih menjadi penjual janur. Dalam sehari mereka mengaku dapat menjual rata-rata 2000 lembar janur.

Janur yang dipasok dari beberapa daerah diluar Jombang itu mereka jual dengan harga 4000 hingga 5000 rupiah perlembarnya.

Evi Nurmala, salah satu pedagang buah di pasar pon ini misalnya, kini beralih menjadi penjual janur dadakan. Dengan usaha dadakan tersebut, Evi dan para pedagang lainnya mengaku bisa meraup omset hingga 600 ribu rupiah perhari.

Tak hanya lembaran daun janur, sebagian pedagang juga menjual ketupat yang sudah jadi. Harga ketupat yang sudah jadi lebih mahal, 5000 hingga 7000 rupiah persepuluh bijinya. (red_ )


Posting Komentar untuk "PEDAGANG JANUR BANJIR ORDERAN DILEBARAN KETUPAT"