PENGGELEMBUNGAN SUARA PILBUP SEBABKAN KPU ADAKAN PEMILIHAN ULANG
JOMBANG - Adanya penggelembungan suara dalam pilkada Jombang, Jawa Timur, yang terjadi di sebuah TPS, membuat KPU Jombang, Jawa Timur, melakukan pemungutan suara ulang, Minggu pagi.
Meski begitu, sejumlah warga masih nampak antusias untuk memberkan hak pilihnya. Namun, terdapat 2 saksi dari 2 paslon yang enggan hadir dalam pelaksanaan PSU ulang tersebut.
Kasus penggelembungan suara yang terjadi dalam pilkada Jombang, di TPS 001, desa Tambar, kecamatan Jogoroto, mulai ditindak lanjuti.
Minggu pagi, komisi pemilihan umum kabupaten Jombang, mulai melaksanakan pemungutan suara ulang.
Ini berdasarkan rekomendasi Panwaslu Jombang atas adanya permasalahan penggelembungan 25 surat suara Pilbup, yang tidak sesuai dengan DPT dan daftar hadir.
Sebanyak 497 surat suara disiapkan KPUD untuk memberikan hak pilih terhadap 497 daftar pemilih tetap di TPS tersebut.
Meski begitu, sejumlah warga masih antusias datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya.
Mereka mengaku sengaja datang untuk, memilih calon pemimpin meski sebelumnya terjadi permasalahan.
Muhammad Jafar, komisioner KPUD Jombang, mengaku pelaksanaan psu akan dilakukan hingga pukul 13.00 siang.
Namun satu jam sebelum PSU ditutup, KPPS akan mendatangi warga sakit untuk tetap bisa memberikan hak pilihnya.
Sayangnya, dalam pelaksanaan PSU tersebut, terdapat 2 saksi dari paslon nomor urut 2, Nyono Suharli Wihandoko dan Subaidi Muktar serta paslon nomor urut 3, Syafiin Choirul Anam, tidak hadir dalam pemungutan suara ulang.
Diketahui sebelumnya, dari total 308 pemilih yang hadir pada pemungutan suara pilkada seretak kemarin.
Hasil penghitungan suara justru membengkak sebanyak 25 suara, atau total 333 suara, untuk Pilbup Jombang.
Padahal untuk pilgub, di TPS 001 tersebut, sama, yakni sesuai jumlah pemilih yang hadir, atau 308. (red_ )

Posting Komentar untuk "PENGGELEMBUNGAN SUARA PILBUP SEBABKAN KPU ADAKAN PEMILIHAN ULANG"