Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Ironis!!! Satu Keluarga Ini Hidup Bercampur Sampah





NGANJUK - Satu keluarga di Nganjuk, Jawa Timur, hidup dengan kondisi yang sangat kumuh. Pasutri yang tinggal bersama 3 anaknya ini hidup dengan barang berserakan serta sampah. Melihat kondisi seperti itu, warga pun merasa prihatin dan berusaha mencari dan memberi bantuan agar mereka dapat hidup secara layak.

Beginilah kondisi rumah pasangan suami istri Imam Romadlon dan Anis Pujiati warga desa Kedungrejo kecamatan Tanjunganom yang sangat memprihatinkan. Rumah yang kumuh dengan pakaian beserta barang lainnya berserakan di lantai tanah, bercampur dengan sampah. Tak hanya itu, untuk segala aktivitas sehari hari mulai tidur, memasak dan belajar anak anaknya, menjadi satu tanpa ada sekat apapun.

Pasutri kurang mampu ini tinggal bersama ke 3 anaknya yang semuanya masih sekolah di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Hidup kumuh dan bercampur sampah sudah di jalaninya semenjak satu tahun lalu. Maklum pekerjaan mereka yang hanya sebagai buruh cuci dan pemulung membuat mereka keterbatasan ekonomi.

Melihat kondisi seperti ini, warga pun merasa prihatin dan berusaha untuk memberi dan mencari bantuan agar mereka dapat hidup secara layak. Kini warga berencana untuk melakukan kerja bakti membersihkan sampah dan menata rumah pasutri miskin ini agar mereka dapat hidup secara normal. (red_ )


Posting Komentar untuk "Ironis!!! Satu Keluarga Ini Hidup Bercampur Sampah"