Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Desas-Desus Polemik Politik Tabloid Indonesia Barokah Semakin Marak!!!




JOMBANG - Menjadi polemik politik, sejumlah kantor Pos di Jombang, Jawa Timur menghentikan distribusi tabloid Indonesia Barokah kepada alamat-alamat yang telah tertera pada amplop setiap paket. Sikap kantor Pos tersebut atas permintaan Bawaslu Jombang. Sehingga sebanyak 800 lebih paket kini masih berada di kantor Pos. Namun sebanyak 81 paket telah terkirim. 

Tabloid Indonesia Barokah yang kini menjadi polemik, telah terkirim ke sejumlah  alamat di Jombang Jawa Timur. Seperti yang diterima takmir masjid  An-Nur dusun Santren desa Pulorejo kecamatan Ngoro, Jombang. Satu paket yang di terima takmir masjid berisi tiga eksemplar tabloid.

Sofiatun, warga yang telah melihat tabloid halaman-perhalaman tidak berkomentar apapun. Namun perempuan istri Mad Sodiq, takmir masjid An-Nur ini mengaku sempat melihat berita mengenai tabloid ini di televisi. 

Adanya konflik atas peredaran tabloid berbau politik tersebut, membuat  kantor Pos Jombang, membatalkan rencana distrbusi tabloid Indonesia Barokah kepada alamat-alamat yang tertera dalam setiap paket.

Dari jumlah 56 paket yang diterima dari kantor Pos besar, seluruhnya belum terdistribusikan. Pembatalan distribusi karena ada permintaan dari badan pengawas pemilu kabupaten Jombang.
Bawaslu kabupaten Jombang menyatakan telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan kantor Pos, dalam pencegahan distribusi tabloid Indonesia Barokah ke masyaakat penerima.

Sehingga sebanyak 800 paket lebih berhasil dibatalkan distribusinya. Sedangkan yang telah terlanjur didistribusikan sebayak 80 paket lebih. Alasan Bawaslu melakukan pencegahan distribusi karena tabloid tersebut masih dalam kajian Bawaslu RI.

Sehingga belum diperoleh kepastian apakah kantor Pos akan diperbolehkan mendistribusikan ke alamat yang dikirim atau ada kebijakan lain. (red_ )

Posting Komentar untuk "Desas-Desus Polemik Politik Tabloid Indonesia Barokah Semakin Marak!!!"