Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Peternak Sapi Perah Keluhkan Harga Pakan Naik!!!




JOMBANG - Adanya kenaikan harga pakan, membuat sejumlah peternak sapi perah di Jombang, Jawa Timur, mulai resah. Selain kenaikan harga pakan, harga susu yang stabil membuat peternak mulai mengeluhkan, mahalnya biaya perawatan.

Hingga saat ini, sejumlah peternak masih mencari solusi untuk mengakali adanya kenaikan harga pakan yang tak sesuai dengan harga susu. Masa sulit tengah dihadapi peternak sapi perah di desa Gaengdowo kecamatan Wonosalam.

Desa ini menjadi salah satu sentra penghasil susu di wilayah kabupaten Jombang. Sebab populasi sapi perah di desa ini mencapai ratusan ekor. Produk susu yang telah menjadi andalan bertahun-tahun, kini tengah menghadapi masa sulit. Penyebabnya harga bahan pakan tambahan terus naik. Misalnya bahan pakan jenis kopra dari 2.300 rupiah perkilo kini menjadi 2.600 rupiah perkilo.

Untuk bahan pakan jenis polar sebelumnya 2.700 rupiah perkilo naik menjadi 3.900 rupiah perkilo.
Sedangkan harga pakan jadi produk pabrikan, dengan harga 4.400 rupiah perkilo, peternak keberatan. Peternak kini mencari alternatif makanan tambahan disamping rumput, yang harganya masih terjangkau, diantaranya ampas tahu.

Namun makanan alternatif ini juga sulit didapat dengan jumlah besar. Susu yang dihasilkan peternak sebenarnya telah mengalami kenaikan sejak satu bulan terakhir. Dari 5000 rupiah perliter menjadi 5.500 rupiah perliter. Namun kenaikan tersebut, belum bisa mengimbangi kenaikan harga bahan pakan yang mencapai 1200 rupiah perkilo.

Selain tidak seimbang, pakan tambahan alternatif juga berpengaruh terhadap produktifitas susu.
Sejumlah peternak berharap pemerintah agar bisa campur tangan untuk menurunkan harga pakan sapi perah. (red_ )

Posting Komentar untuk "Peternak Sapi Perah Keluhkan Harga Pakan Naik!!!"