Pasien Keracunan Massal dusun Semi berbek Bertambah
NGANJUK - Korban keracunan makanan hajatan di Nganjuk, Jawa Timur, semakin bertambah. Polisi pun menghimbau warga agar segera ke dokter jika mengalami gejala yang sama. Sementara sampai hari ini ada sekitar 43 warga yang diduga keracunan. 3 diantaranya menjalani rawat inap dan yang lainya diperbolehkan pulang dan rawat jalan.
Korban keracunan makanan hajatan warga desa semi kecamatan Berbek bertambah 2 orang. Total semua yang terindikasi keracunan ada 43 warga dengan rincian 3 orang menjalani rawat inap dan 40 lainya diperbolehkan pulang dan rawat jalan.
Dengan kejadian ini Polisi pun menghimbau kepada warga lainya agar segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat jika mengalami gejala yang sama.
Seperti di beritakan sebelumnya, puluhan warga ini diduga keracunan makanan setelah menyantap makanan hajatan 7 bulanan yang diselenggarakan YN ( yono ) warga desa setempat.
Warga rata rata merasa pusing, mual, muntah dan diare setelah makan nasi, lauk daging ayam dan sambal goreng pemberian penyelenggara hajatan.
Sementara belum diketahui pasti kandungan racun ada di jenis makanan apa, pasalnya dinas kesehatan setempat masih membawa sampel makanan untuk di uji di laboraturium.
Bagi korban yang menjalani rawat jalan, pihak puskesmas menghimbau jika sewaktu waktu timbul gejala yang sama agar kembali ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan. (red_ )

Posting Komentar untuk "Pasien Keracunan Massal dusun Semi berbek Bertambah"