Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Beginilah Ke Khusyukan Sejumlah Umat Hindu Saat Beribadah Nyepi Di Pura




JOMBANG - Sejumlah umat hindu di Jombang, Jawa Timur lebih suka berada di pura selama ibadat brata penyepian. Sebab lebih hening, khusyuk dan khidmad. Jika nyepi dilakukan di rumah, banyak gangguan. Sejumlah umat hindu tidak pulang ke rumah selama 24 jam masa brata penyepian.

Brata penyepian dilakukan sejumlah umat hindu di Dusun Ngepeh Desa Rejoagung Kecamatan Ngoro, Jombang. Umat Hindu ini sengaja melakukan brata penyepian di Pura Amerta Buana di Dusun setempat.

Selama Brata Penyepian di isi dengan sembahyang serta pendekatan diri kepada tuhan. Umat Hindu berdoa agar kehidupan dalam tahun 1941 yang akan segera tiba, jauh lebih baik dari pada saat ini.

Usai sembahyangan, sejumlah umat hindu tidak pulang ke rumah. Melainkan tetap berada di pura dengan berbagai aktivtas yang tidak melanggar brata penyepian. Sehingga hanya istirahat atau melepas lelah.

Sebagian umat Hindu ini sengaja tinggal di pura selama Brata Penyepian karena merasa lebih khusyuk dan lebih khidmad menjalani brata penyepian. Berbeda jika Brata Penyepian dilakukan di rumah masing-masing.

Karena selama Brata Penyepian tidak boleh ada api menyala, tidak boleh membunyikan suara serta tidak boleh bepergian selama 24 jam. Di pura suasananya sangat mendukung untuk mawas diri dan lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta.

Sedangkan bagi umat Hindu yang tidak sempat ke Pura, tetap berada di rumah masing-masing selama Brata Penyepian. Namun saat berakhirnya brata penyepian esok hari, seluruh umat Hindu berkumpul di pura untuk menyambut tahun baru 1941 dengan merayakan hari raya ngembak geni. (red_ )

Posting Komentar untuk "Beginilah Ke Khusyukan Sejumlah Umat Hindu Saat Beribadah Nyepi Di Pura"