Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Desas-Desus Isu Kiamat, Satu Jamaah Gagal Pindah Lantaran Restu Orang Tua




JOMBANG - Meski sejumlah jamaah sudah menjual rumah dan pindah ke sebuah pesantren di Kasembon, Malang. Namun, hal ini tak diikuti jamaah lainya. salah satu jamaah asal Jombang, memilih bertahan di rumahnya, karena takut kepada orang tua yang melarang pindah akibat isu kiamat.

Adanya isu  kiamat membuat sejumlah warga di Dusun Jemparing Desa Pakel Kecamatan Bareng memboyong sanak keluarganya. Yang merupakan jamaah pengajian sholawat Musa AS di  pondok pesantren Miftahul Falahih Mubtahi'in Desa Pulosari Kecamatan Kesambon Malang. Ke ponpes tersebut, ternyata tak diikuti jamaah lain.

Seperti yang di lakukan Sajidin salah satu jamaah yang enggan ikut berpindah. Dirinya mengaku, tak mendapatkan restu orang tua setelah menyampaikan akan pindah dengan menjual rumah karena adanya isu kiamat di jamaah pengajianya.

Sehingga dirinya memilih bertahan, meski dua jamaah lain yang juga tetangganya, susah ikut pindah dan menunggu rumahnya terjual. Dalam pengakuanya, sang guru memang mengintruksikan agar jamaah tinggal diponpes terkait adanya tanda - tanda kiamat. Dengan berada di ponpes mereka di harapkan bisa meninggal dengan konidisi baik.

Seperti di ketahui, Fatihin salah satu warga setempat, nekad menjual rumah dengan harga murah, akibat adanya isu kiamat dan nekad pindah ke pondok tempatanya mengaji. Meski tak di sepakati para keluarga, ia tetap nekad menjual rumah dan pindah.(red_ ) 


Posting Komentar untuk "Desas-Desus Isu Kiamat, Satu Jamaah Gagal Pindah Lantaran Restu Orang Tua"