Isu Adanya Kiamat, 3 Warga Desa Pakel Nekad Jual Rumah Dengan Harga Murah
JOMBANG - Menyusul kabar akan segera kiamat, 3 kepala keluarga di Jombang, Jawa Timur, juga menjual rumahnya untuk boyong ke sebuah pesantren di Kasembon, Malang. Selain menjual rumah dengan harga murah, warga tersebut juga menjual hewan ternaknya dengan harga jauh di bawah harga normal.
Rumah di Dusun Jemparing Desa Pakel Kecamatan Bareng, Jombang ini milik Fatihin. Rumah ini telah kosong sejak 2 bulan lalu. Karena Fatihin bersama istri dan 3 anaknya telah boyong ke sebuah pesantren di Dusun Pulosari Desa Sukosari, Kasembon, Malang. Kini rumah berukuran 37 kali 7 meter ini telah berpindah tangan kepada keponakan Fatihin.
Fatihin, telah menjualnya dengan harga 50 juta rupiah. Padahal harga normal di wilayah ini, 150 juta rupiah. Fatihin juga menjual 2 ekor sapinya dengan harga 16 juta rupiah dari harga normal 30 juta rupiah. Fatihin diduga nekad mengungsi, karena adanya isu kiamat yang di sampaikan kelompok pengajiannya akmalihah.
Meski keluarga lainnya telah berusaha mencegah, namun Fatihin tetap menjualnya, karena takut kiamat segera terjadi. Selain Fatihin, dua kepala keluarga lainnya di Desa Pakel juga menjual rumahnya. Namun saat ini masih dalam proses penawaran. Yaitu Sajidin yang memiliki istri dan 3 anak serta Ridwan yang memiliki istri dan satu anak.
Sama dengan Fatihin, 2 kepala keluarga tersebut juga takut kiamat dan segera boyong ke Kasembon, Malang. Berbagai nasihat dari tokoh agama telah dilakukan untuk mencegah 3 kepala keluarga tersebut menjual rumahnya, namun belum berhasil.
Sehingga jumlah warga di Kecamatan Bareng yang akan segera boyong ke Malang diperkirakan masih akan bertambah. Namun data resminya belum diketahui. (red_ )

Posting Komentar untuk "Isu Adanya Kiamat, 3 Warga Desa Pakel Nekad Jual Rumah Dengan Harga Murah"