Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Kenduren Durian Di Kecamatan Wonosalam Berakhir Ricuh Dan Saling Dorong





JOMBANG - Akibat tak sabar berebut saat pesta durian, ribuan warga di Wonosalam, Jombang, Jawa Timur, terlibat kericuhan, Minggu siang. Sejumlah warga terlibat aksi saling dorong akibat berebut buah durian yang di bagikan panitia. Meski begitu, acara tahunan tersebut berlangsung meriah.

Ribuan warga di Desa Wonosalam, Jombang, Jawa Timur saling berebut dalam kenduren durian yang digelar dilapangan Wonosalam, Minggu siang. Hasilnya, sejumlah pengunjung  terlibat keributan hingga saling dorong  dengan pengunjung lain serta petugas keamanan.

Pengunjung yang tak sabar, langsung merebut 2019 buah durian di tumpeng raksasa, dan juga 9 tumpeng kecil hasil sedakah bumi atas panen melimpah warga di Kecamatan Wonosalam.
Meski terlibat keributan, sejumlah pengunjung yang datang ke lokasi mengaku senang dengan adanya kenduren durian.

Sebab, selain bisa mendapatkan buah durian gratis pengunjung juga bisa merasakan wisata murah di Kecamatan Wonosalam. Sementara itu,  Bupati Jombang mengaku akan melakukan evaluasi dalam event tahunan tersebut.

Dirinya berharap adanya pesta kenduren durian bisa meningkatkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Jombang, Dengan menyajikan buah durian lokal yang merupakan ciri khas di Kecamatan Wonosalam.

Kenduren durian, merupakan kegiatan tahunan yang diselanggarakan warga Kecamatan Wonosalam sebagai wujud syukur terhadap suburnya tanaman durian. Dalam kegiatan ini, setidaknya ada 2019 durian dan macam - macam buah hasilpertanian, disiapkan dengan 9 tumpeng mini yang disiapkan masing - masing desa di Kecamatan Wonosalam. (red_  )

Posting Komentar untuk "Kenduren Durian Di Kecamatan Wonosalam Berakhir Ricuh Dan Saling Dorong"