Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Ratusan Hektar Tanaman Padi Di 6 Kecamatan Diserang Hama, Petani Rugi Hingga 50 Persen




NGANJUK - Diserang hama penyakit potong leher, ratusan hektar tanaman padi di Kabupaten Nganjuk terancam gagal panen. Hal tersesebut membuat para petani resah, pasalnya selain membuat para petani merugi, dapat di pastikan hasil panen pada musim ini akan turun drastis hingga 50 persen.

Diserang hama penyakit potong leher, ratusan hektar tanaman padi di 6 kecamatan di Kabupaten Nganjuk terancam gagal panen. Hama penyakit jenis jamur ''Pyricularia Oryzae" tersebut membuat para petani resah, sebab dapat di pastikan hasil panen padi pada musin ini akan turun mencapai 50 persen.

Hama penyakit potong leher ini menyerang tanaman padi yang telah berumur 70 hari jelang masa panen. Penyakit ini biasanya disebabkan jamur "pyricularia oryzae" yang menyerang bagian batang persis di bawah biji padi, sehingga biji padi menjadi kering dan tak berisi.
Seperti tanaman padi milik Sumadi, salah satu anggota kelompok tani Sri Sedono Desa Sombron, Kecamatan Loceret, Nganjuk ini. Dari tanaman padi seluas 2 hektar miliknya, hampir 90 persen terserang hama penyakit potong leher.

Dapat dipastikan hasil panen tanaman padi miliknya pun akan menurun, jika biasanya dalam 1 hektar dapat memanen padi hingga 9 ton, namun dengan kondisi sekarang diperkirakan hanya sekitar 5 ton saja.

Sementara itu, koordinator pengendali organisme penggangu tumbuhan dinas pertanian Kabupaten Nganjuk Gunawan menjelaskan, dari data bulan Februari, selain di Kecamatan Loceret, penyakit potong leher juga menyerang tanaman padi di 6 kecamatan, yakni Kecamatan Lengkong, Baron, Pace, Nganjuk, Kertosono, dan Gondang. Dari 6 kecamatan tersebut hama penyakit potong leher telah menyerang total seluas 262 hektar tanaman padi.

Guna menanggulangi hama penyakit tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk akan menerjunkan tim untuk meninjau langsung kondisi di lapangan.

Selain di sebabkan karena faktor cuaca, penyakit patah leher itu dapat diantisipasi dengan penggunaan pupuk nitrogen sesuai anjuran, pembersihan lahan tanam dari gulma, serta penggunaan fungisida berbahan aktif masa pembibitan. (red_ )

Posting Komentar untuk "Ratusan Hektar Tanaman Padi Di 6 Kecamatan Diserang Hama, Petani Rugi Hingga 50 Persen"