Nilai Ekonomis Beternak Ayam Kalkun
JOMBANG - Berawal dari hobby, wisnu seorang pria asal Kabupaten Jombang Jawa Timur, sukses membudidayakan, ayam kalkun. Selain untuk ayam hias, daging ayam kalkun dikenal juga bernilai ekonomis tinggi. Untuk bisa sukses membudidayakan ayam jenis ini, Wisnu membutuhkan waktu 2 tahun lamanya.
Inilah ayam hias dan pedaging jenis kalkun, hasil budidaya Diki Wisnu, 37 tahun pria asal Desa Keras Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ya, berbeda dengan jenis ayam biasanya. Ayam kalkun memiliki keunikan tersendiri, seperti tubuh yang berukuran besar serta bulu yang indah dipandang.
Selain pada bentuknya, keunikan lain yang dimiliki ayam kalkun ialah memili tekstur daging yang lembut jika dikonsumsi. Tak hanya satu jenis ayam kalkun saja yang dibudidayakan Wisnu. Sedikitnya ada 4 jenis berbeda. Yakni kalkun jenis black spanish, white holland, kalkun bronze serta kalkun bourbrond red.
Tak hanya pada daging dan bentuknya, ternyata ayam kalkun juga bernilai ekonomis dibagian bulunya, untuk kerajinan tangan dan barang hias. Dalam perawatanya, ayam jenis ini tergolong mudah. Dalam sehari - hari wisnu hanya cukup memberikan makan 2 kali dalam sehari. Dengan campuran sayuran serta katul lembut. Namun untuk konsumsi makanan, ayam kalkun memiliki kebiasan makan lebih banyak dibanding ayam biasa.
Nah, masih langkanya ayam jenis ini, membuat harganya masih tergolong mahal. Dalam usai dua bulan, satu ekor ayam kalkun bisa mencapai 600 hingga 1 juta rupiah,tergantung jenis dan bentuk ayam. Sementara untuk anak ayam jenis berusia 1 hingga 2 minggu beharga 200 hingga 300 ribu perekor.
Jika dijual daging, perkilogram ayam kalkun dihargaihingga 70 ribu. Tentu saja, berternak ayam jenis ini memiliki nilai ekonomis tinggi. Dalam sebulan, penghashilan wisnu bisa mencapai 9 hingga 10 juta rupiah.
Dirinya berharap, peternakanya terus berkembang hingga besar dan menjadi favorit masyarat. Bagaimana, anda ingin mencoba untuk beternak ayam kalkun. (red_ )

Posting Komentar untuk " Nilai Ekonomis Beternak Ayam Kalkun"