Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Pemuda Lereng Wilis!!! Sulap Kepompong Emas Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomis




NGANJUK - Seorang pemuda di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur memiliki keahlian membuat berbagai macam kerajinan kaligrafi berbahan dasar kulit kepompong emas. Dari kaligrafi hasil karyanya itu, dia berhasil meraup keuntungan dengan omset penjualan hingga jutaan rupiah.




Menjadi pemuda di daerah lereng pegunungan yang banyak perkebunannya, menjadi berkah tersendiri bagi Alfian Adi Saputro, warga desa Petungulung, kecamatan Sawahan, kabupaten Nganjuk ini. Disekitar rumahnya banyak ditemukan sarang kepompong ulat sutra emas. Kepompong jenis ini banyak dijumpai di batang pohon jambu dan alpukat, Alfian pun memanfaatkan kulit kepompong emas tersebut untuk di jadikan kerajinan kaligrafi yang indah.

Dalam proses pembuatannya, setelah mengambil kulit kepompong emas dari pepohonan, Alfian membersihkannya menggunakan air. Selanjutnya kulit kepompong emas itu dijemurnya hingga kering. Barulah kemudian alfian menggunting kulit kepompong emas sesuai bentuk yang diinginkannya. Tahap selanjutnya, potongan-potongan kulit kepompong kemudian dilem diatas figura membentuk tulisan kaligrafi.

Alhasil, kaligrafi karya Alfian terlihat seperti tulisan emas yang memancar. Apalagi figura yang digunakan berwarna hitam. Sehingga tulisan kaligrafi semakin tampak lebih cerah dan indah.





Selain membuat kaligrafi, Alfian juga bisa membuat lukisan wajah dan bros apabila ada pemesan, sementara harganya pun bervariasi, mulai dari 100 ribu rupiah hingga 500 ribu rupiah tergantung sesuai model dan ukurannya.Kini, Alfian sudah bisa mendapatkan omset antara 500 ribu hingga satu juta rupiah setiap bulan dari karya yang dihasilkannya ini. (red_ )


Posting Komentar untuk "Pemuda Lereng Wilis!!! Sulap Kepompong Emas Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomis"