IGD RSUD Nganjuk Tutup Sementara
Ruang instalasi gawat darurat, rumah sakit umum daerah Kabupaten Nganjuk terpaksa di tutup sementara, guna meminimalisir penyebaran virusnya secara meluas. Penutupan layanan IGD tersebut terpaksa dilakukan, setelah satu orang tenaga kesehatan yang bertugas di laporkan terkonfirmasi positif covid -19.
Dari data tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Nganjuk diketahui, terdapat 2 pasien tambahan yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19. Tambahan 2 pasien tersebut yakni, seorang wanita berusia 46 tahun dari Kecamatan Sawahan yang memiliki riwayat kontak dengan suami yang bekerja di Surabaya.
Sementara satu pasien lainya adalah, seorang wanita tenaga kesehatan berusia 24 tahun berasal dari Denpasar Bali dan sudah menjalani perwatan di RSUD Nganjuk, pasien tersebut diduga memiliki riwayat kontak dengan pasien terkonfimasi positif sebelumnya. Akibatnya, perawat RSUD Nganjuk yang kontak langsung dengan dokter tersebut diisolasi untuk sementara waktu.
Oleh sebab itu, untuk mengantisipsi penularan dan keamanan bersama baik tenaga kesehatan dan pasien, pihak manajemen rumah sakit memutuskan mulai rabu 10 Juni 2020, pelayanan di IGD RSUD Nganjuk ditutup sementara. Meski IGD RSUD Nganjuk ditutup, pihak manajemen masih melayani pasien rawat inap dan rawat jalan. Sebab, penutupan hanya untuk pelayanan IGD RSUD Nganjuk.
Untuk sementara, layanan di IGD RSUD Nganjuk ditutup sementara mulai rabu 10 Juni hingga minggu 14 Juni 2020 mendatang. Sedangkan, selama penutupan IGD RSUD Nganjuk tersebut, pelayanan untuk masyarakat terpaksa dialihkan ke rumah sakit terdekat untuk mengantisipasi penyebaran covid-19. (red_ )

Posting Komentar untuk "IGD RSUD Nganjuk Tutup Sementara"