Pasar Peterongan Ditutup Sementara, Ini Sebabnya…
JOMBANG - Akibat banyaknya pedagang dan pembeli terkonfirmasi positif covid-19. Mulai hari ini kegiatan di pasar peterongan Jombang Jawa Timur, ditutup selama 3 hari. Selain penutupan, nantinya jika dioperasikan kembali pemerintah melalui dinas pasar akan menerapkan sistem ganjil genap bagi para pedagang, untuk menerapak phisical distanching agar tidak terjadi penyebaran virus.
Adanya hasil test swab yang menunjukkan belasan pedagang dan konsumen di pasar peterongan Jombang Jawa Timur, terkonfirmasi positif covid-19, memubuat pemerintah Kabupaten Jombang langsung menutup seluruh kegiatan pasar selama 3 hari ke depan. Penutupan yang dimulai Kamis hari ini, juga diperketat penjagaan oleh petugas gabungan dinas perdagangan dan pasar, serta TNI Polri.
Akibatnya, pasar yang hampir dihuni oleh seribu pedagang ini, nampak sepi luput dari aktivitas jual beli seperti biasanya. Tak hanya itu, sejumlah spanduk larangan beraktivitas tanpa menggunakan masker juga banyak di pampang di sudut - sudut pasar.
Selain penutupan, nantinya jika dioperasikan kembali pemerintah melalui dinas pasar akan menerapkan sistem ganjil genap bagi lapak para pedagang, untuk menerapak phisical distanching agar tidak terjadi penyebaran virus. Langkah ini diambil pemerintah untuk melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan diseluruh sudut pasar.
Beberapa aturan protokol kesehatan juga akan diberlakukan seperti wajib menggunakan masker bagi seluruh pedagang maupun pembeli, serta wajib cuci tangan, bagi warga yang akan beraktivitas di dalam pasar. (red_ )


Posting Komentar untuk "Pasar Peterongan Ditutup Sementara, Ini Sebabnya…"