Warga Tuntut Dugaan Perangkat Potong Bantuan Covid
JOMBANG - Sejumlah warga di Jombang Jawa Timur, ramai - ramai mendatangi kantor pemerintahan desa, mempertanyakan dugaan pemotongan bantuan covid 19 dari kementerian sosial oleh perangkat desa. Diduga perangkat memotong dana bantuan sebesar 400 yang seharusnya diberikan kemasyarakat sebesar 600 ribu dengan dalih diberikan kepada anak yatim dan warga tidak mampu lainya. Sejumlah warga menuntut agar dana pemotongan dikembalikan kepada warga penerima.
Beginilah saat sejumlah warga di Desa Talinkidul Kecamatan Sumobito, Jombang Jawa Timur, saat mendatangi kantor pemerintahan desa setempat, pada Rabu pagi. Sejumlah warga mempertanyakan dugaan pemotongan dana bantuan dari kementerian sosial dampak covid 19 oleh oknum perangkat desa, kepada warga sebesar 400 ribu.
Sehingga warga hanya menerima dana bantuan 200 dari yang seharusnya diterima sebesar 600 ribu.
Riyanti, salah satu korban pemotongan mengaku, jika dirinya diminta untuk memberikan bantuan yang deterimanya sebesar 400 ribu kepada perangkat desa setempat.
Dengan alasan akan diberikan kepada anak yatim piatu dengan warga yang tidak mampu lainya.
Meski harusnya menerima dana bantuan sebesar 600 ribu, kini Riyanti hanya menerima bantuan 200 ribu dari kementerian sosial.
Riyanti mengaku mau memberikan uang bantuan itu keprangkat karena mengaku dana tersebut akan diberikan kepada anak yatim. Kepala Desa Talunkidul mengaku belum mengetahui kejadian tersebut. Namun ia membantah jika perangkatnya melakukan pemotongan untuk kepentingan pribadi.
Warga mengancam akan melakukan aksi lebih besar jika dana bantuan yang dipotong perangkat desa tidak segera dikembalikan oleh oknum perangkat desa. (red_ )

Posting Komentar untuk "Warga Tuntut Dugaan Perangkat Potong Bantuan Covid"