Dampak Pandemi, Penjualan Kambing Qurban Anjlok
JOMBANG - Menjelang perayaan hari raya Idul Qurban, sejumlah penjualan pedagang hewan qurban di Jombang Jawa Timur turun dratis dibanding tahun sebelumnya. Turunya minat pembeli diduga dipicu pandemi covid 19 hingga membuat ekonomi masyarakat turun.
Beginilah suasana lapak penjual hewan qurban yang berada di desa Kecamatan Sumobito Jombang Jawa Timur, setiap harinya. Menjelang perayaan hari raya idul qurban, sejumlah pedagang hewan qurban, mengaku penjualan hewan qurban turun dratis dibanding tahun sebelumnya. Menjelang h - 2 perayaan hari raya qurban, para pedagang mengaku hanya bisa menjual separuh dari jumlah hewan qurban yang dijualnya.
Tentu hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yang justru banyak masyarakat memburu hewan qurban di h - 2 Idul Adha. Turunya jumlah pembeli hewan qurban bahkan mencapai 50 persen. Diduga turunya minat pembeli hewan qurban, karena dipicu pandemi covid 19 hingga membuat ekonomi masyarakat rendah.
Seperti yang dialami Haji Armoto, salah satu pejual kambing untuk hewan qurban. Tahun ini ia mengaku hanya bisa menjual 25 ekor kambing. Padahal tahun lalu penjualan kambing dilapaknya bisa mencapai 100 ekor.
Meski tak sebanding tahun sebelumnya, sejumlah pedagang masih bersyukur hewan mereka masih terjual meski tak seratus persen. (red_ )
Klik link dibawah ini untuk melihat liputannya :
https://www.youtube.com/watch?v=QV6EspvfHCs

Posting Komentar untuk "Dampak Pandemi, Penjualan Kambing Qurban Anjlok"