Perayaan Hari Raya Unduh-Unduh Ditengah Pandemi Covid19
JOMBANG - Ribuan jemaat kristen djawi wetan, Jombang, Jawa Timur, menggelar tradisi hari raya unduh-unduh, atau menyambut musim panen, pada Minggu sore. Para jemaat berharap, pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, bisa segera berhasil dalam melawan covid-19 sehingga seluruh kehidupan, bisa kembali normal.
Hari raya unduh-unduh yang digelar umat kristen protestan Jombang ini, di pusatkan di gereja kristen jawi wetan, atau GKJW, desa Mojowarno, Kecamatan Mojowarno, Jombang, pada Minggu sore. Hari raya unduh-unduh ini digelar, sebagai tradisi turun temurun sejak tahun 1930, sebagai ucapan syukur atas hasil panen.
Dengan cara mengarak hasil bumi ke dalam area gereja, para umat ini juga membawa beberapa miniatur, seperti gereja, hingga patung Yesus yang terbuat dari, padi, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Bahkan karena masih suasana pandemi covid-19, arak-arakan hasil bumi ini tak dilakukan secara serentak melainkan dilakukan secara terbatas.
Selain mengarak hasil bumi, para jemaat juga menggelar kebaktian di dalam gereja. Meski seluruh jamaat menggunakan masker dan jumlah dibatasi, namun kebaktian ini nampak berjalan khidmat. Dalam tradisi ini, seluruh jemaat diwajibkan menggunakan bahasa jawa. Iringan musik kebaktian dan puji-pujian juga di iringi musik gending jawa.
Pendeta GKJW Mojowarno, Murio Djayadi, mengatakan, dalam hari raya ini, para umat berharap bangsa Indonesia bisa segera terbebas dari covid-19. (red_ )

Posting Komentar untuk " Perayaan Hari Raya Unduh-Unduh Ditengah Pandemi Covid19"