Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Tradisi Siraman Sedudo Tetap Lestari Ditengah Pandemi

 


NGANJUK - Setiap bulan muharram atau suro, warga di Nganjuk, Jawa Timur. Menggelar tradisi siraman sedudo di lereng gunung wilis. Meski tradisi siraman kali ini sedikit berbeda karena jumlah pengunjung dan undangan dibatasi, namun tak mengurangi tradisi yang sudah dilaksanakan turun temurun.

Di lereng gunung wilis inilah, tepatnya di lokasi wisata air terjun sedudo Desa Ngliman Kecamatan Sawahan digelar tradisi siraman sedudo. Tradisi ini rutin digelar setiap tahunya di bulan suro atau bulan muhharam.

Prosesi siraman di awali dengan pengambilan air oleh 7 perjaka dan 7 perawan di air terjun dengan membawa kendi yang dipimpin oleh sesepuh Desa Ngliman. Prosesi siraman ini selain sudah menjadi tradisi turun temurun juga untuk meningkatkan obyek wisata di Kabupaten Nganjuk.

Selain itu, banyak pengunjung meyakini bahwa mandi di air terjun sedudo baik untuk kesehatan dan awet muda. Meski tradisi yang di gelar sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya karena jumlah pengunjung dan undangan dibatasi, namun prosesi berlangsung meriah dan lancar di tengah pandemi covid 19.

Obyek wisata air terjun sedudo ini sudah dibuka untuk umum, namun tetap mematuhi protokoler kesehatan bagi pengunjung yang berlibur. (red_ )


Klik link dibawah ini untuk melihat liputannya :

https://www.youtube.com/watch?v=Pub7lQ607dY

Posting Komentar untuk "Tradisi Siraman Sedudo Tetap Lestari Ditengah Pandemi"