Meski Pandemi Penjualan Hewan Qurban Tetap Meningkat
JOMBANG - Permintaan hewan qurban terutama sapi di Jombang terus meningkat, salah satunya peternak sapi, ,Mohamad Khoirul Amin, warga desa Kepuh Kembeng, Kecampatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang sudah mengeluti dunia peternakan sejak SMA, kini usahanya pertenakan sapinya di Jombang kebanjiran order di masaa pandemi covid 19.
Beginilah suasana peternakan milik Mohamad Khoirul Amin, yang berada di di desa Kepuh Kembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, amin menceritakan sejak usia SMA sudah terjun membatu orang tuanya ke dunia peternakan waktu masih tinggal di Lamongan.
Di peternakan miliknyabanyak sapi-sapi berjejeran, mulai dari sapi limusin, sapi bali, dan ada sapi limusin seberat 1 ton lebih yang berada di kadang peternakan miliknya. Mohamad Khoirul Amin bercerita untuk menambah berat badan sapi sapinya, ia memcampur makan sapinya dengan furmula yang ia ciptakan yang terbukti bisa menaikan berat badan sapi-sapinya.
Tampak para pekerja sedang memasukan pohon jagung kering bahan makan sapi ke mesin cooper untuk di rajang dan di buat campuran makan sapi, para pekerja kemudian mengambil hasil rajangan tersebut untuk di berikan makan ke sapi miliknya. Tampak pekerja memberikan makan sapi-sapinya, yang berada di kadang, tampak sapi makan dengan lahap makanan yang di sediakan oleh pekerja di kandang.
Untuk harga sapi sendiri di peternakan mulai kisaran 17,5 juta sampai dengan 85 juta, kesulitan yang di alami peternak adalah kesulitan mencari sapi, dikarenakan agak mahal, naik 10 ribu per kilonya dari tahun kemarin.
Untuk peternakan di tempatnya kebanyakan sapi limosin, untuk pengiriman Jakarta dan Jawa Barat sukanya sapi bali, kalau bandung permintaanya sapi madura. Ia menjelaskan kemarin di kandang ny ada 87 ekor sekarng tinggal 8 ekor, meskipun pandemi ia bersyukur masih bisa menghabiskan sapi 150 ekor. (red_ )

Posting Komentar untuk "Meski Pandemi Penjualan Hewan Qurban Tetap Meningkat"