Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Banjir Rendam 7 Desa Di Ploso Jombang, Dinsos Dirikan Dapur Umum

 

JOMBANG - Banjir akibat luapan sungai bancang dan sungai marmoyo, merendam 7 desa di Kecamatan Ploso, Dinas Sosial akhirnya membuka dapur umum untuk korban banjir di Kecamatan Ploso Jombang, dimana apur umum akan terus disiapkan  Pemkab Jombang sampai genangan air bener-bener surut.

Para relawan  bahu membahu membatu membungkus nasi  untuk segera di distribusi kan ke rumah warga yang terdampak banjir. Banjir di Kecamatan Ploso merendam 7 Desa Ploso, Rejoagung, Loasari, Pagertanjung, Jatigedong, Gedongombo, Kedungdowo.

Tampak logistik di dapur umum serta para relawan tagana sedang memasak untuk keperluan makan bagi korban banjir ini. Sekali masak nasi, dibutuhkan 25 kilogram beras dan segera distribusikan  kepada warga, sudah 750 bungkus makanan  sudah di distribusi kan ke warga.

Camat Ploso Tridoyo mengatakan banjir di wilayah Kecamatan Ploso, Desa Jatigedong yang paling parah karena paling rendah dan jadi pusat genangan air.

Risto Kabid Limjamsos Dinsos Jombang mengatakan dapur umum yang di didirikan ini  mengcover kebutuhan makan warga terdampak banjir sampai air surut, pagi tadi sudah distribusi 750 nasi bungkus, dan akan kita siapkan 2000 nasi bungkus. Untuk saat ini dapur umum tetap beroperasi, warga masyarakat berharap  semoga tidak hujan dan semoga banjir cepat surut agar masyarakat bisa kembali beraktivitas kembali normal. (red_ )



Posting Komentar untuk "Banjir Rendam 7 Desa Di Ploso Jombang, Dinsos Dirikan Dapur Umum "