Disnaker Nganjuk Gelar Pelatihan Industri Gratis, Siapkan 160 Tenaga Kerja Siap Masuk Industri Rokok
Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus berupaya menekan angka pengangguran melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Industri Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Nganjuk di PT Rimba Damai Sejahtera, Rabu (24/6/2026).
Sebanyak 160 peserta mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 15 hari tersebut. Program ini dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2026 dan diberikan secara gratis kepada masyarakat yang telah lolos proses seleksi.
Pembukaan pelatihan dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Nganjuk Itsna Shofiani, Kepala Bidang Penta Zainal Guzali, serta KH. Asrori, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk. Hadir pula Yan, selaku HRD PT Rimba Damai Sejahtera, yang menjadi narasumber sekaligus mewakili perusahaan mitra penyedia instruktur teknis dalam pelatihan.
Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk, Itsna Shofiani, mengatakan pelatihan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri rokok yang hingga kini masih cukup tinggi.
"Hari ini kami Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Nganjuk melaksanakan pembukaan pelatihan industri yang nanti bakal posisi di ahli industri rokok. Pelatihannya tentang bagaimana melinting kemudian packing dan proses lainnya yang berkaitan dengan industri rokok."
Selain pelatihan industri rokok yang meliputi keterampilan melinting, packing, hingga proses produksi lainnya, Disnaker juga memberikan pelatihan menjahit serta pelatihan berbasis kewirausahaan seperti barista dan barbershop.
Menurut Itsna, keterampilan yang diperoleh peserta selama pelatihan diharapkan menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja.
"Kita akan melihat potensi bahwa masih banyak diperlukan tenaga kerja di industri rokok, maka skill yang didapatkan setelah pelatihan ini bisa menjadi modal untuk mereka masuk ke industri."
Ia juga memaparkan kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Nganjuk. Sejak awal tahun 2026, tercatat sekitar 8.000 pencari kerja. Meski demikian, angka pengangguran mulai menunjukkan tren penurunan seiring tersedianya ribuan lowongan kerja melalui kegiatan job fair.
"Untuk sampai satu semester ini 2026 sudah sekitar 8.000 pencari kerja. Tapi alhamdulillah kemarin pada saat job fair ada 4.000 lowongan yang dibuka, sehingga secara statistik memang angka pengangguran kita sudah menurun."
Disnaker berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nganjuk. Setelah menyelesaikan pelatihan selama 15 hari, peserta yang mayoritas perempuan diharapkan dapat langsung terserap di perusahaan mitra sesuai kompetensi yang telah diperoleh.
Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama DPRD Kabupaten Nganjuk dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri._(dewa)


Posting Komentar untuk "Disnaker Nganjuk Gelar Pelatihan Industri Gratis, Siapkan 160 Tenaga Kerja Siap Masuk Industri Rokok"