PASCA AKSI TEROR BOM SURABAYA, PENJAGAAN MAPOLRES MOJOKERTO KOTA DIPERKETAT
MOJOKERTO - Pasca teror bom di Surabaya dan Sidoarjo, penjagaan di Mapolres Mojokerto kota diperketat, dengan sistem screening dan pemeriksaan barang bawaan tamu yang datang. Pengamanan khusus juga dilakukan di semua obyek vital, seperti kantor pemerintahan dan gereja.
Penjagaan di mapolres mojokerto kota, Senin sore, diperketat. Tak hanya penambahan personel penjagaan, namun sistem pengamanan juga menggunakan sistem satu pintu, bagi para tamu dan masyarakat yang akan masuk ke Polres Mojokerto kota.
Setiap tamu yang datang, diperiksa dan diminta menunjukan barang bawaanya di luar pagar. setelah itu dilakukan pemeriksaan menggunakan metal detektor.
Usai melewati pemeriksaan, setiap pengunjung juga wajib melapor dan menunjukan identitas diri serta keperluanya di ruang penjagaan.
Kapolres Mojokerto kota, AKPB Sigit Dany Setiyono, ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi terorisme, pasca teror bom yang terjadi di 3 gereja di Surabaya dan rusunawa Sidoarjo.
Tak hanya di Mapolresta Mojokerto, semua obyek vital juga dijaga ketat. Seperti di kantor walikota Mojokerto, pemeriksaan tamu dan pegawai yang masuk dilakukan secara ketat oleh satpol PP di pos penjagaan.
Selain itu, tembat peribadatan umat kristiani, juga dilakukan sterilisasi. Terutama menjelang dilaksankan kegiatan keagamaan. (red_ )

Posting Komentar untuk "PASCA AKSI TEROR BOM SURABAYA, PENJAGAAN MAPOLRES MOJOKERTO KOTA DIPERKETAT"