Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

PAWAI ALEGORIS DALAM RANGKA HARI JADI KOTA NGANJUK





NGANJUK - Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menyelenggarakan pawai Alegoris serta kirab benda pusaka. Pawai ini merupakan adat prosesi rutin di Kabupaten Nganjuk, tentang perpindahan pemerintahan, dari yang sebelumnya di Kecamatan Berbek ke wilayah kota.

Abdul Wachid Badrus, pelaksana tugas Bupati Nganjuk mengatakan, kegiatan ini sengaja digelar sebagai wujud warga Kabupaten Nganjuk yang menjunjung tinggi budaya leluhur. Prosesi ini juga menggambarkan wujud gotong royong warga Nganjuk dalam membangun negara. Menurut PLT Bupati Nganjuk, yang akrab disapa Gus Wachid ini, Alegoris merupakan istilah di Kabupaten Nganjuk. Yaitu prosesi boyongan atau perpindahan pemerintahan dari yang dulunya di Kecamatan Berbek ke wilayah Nganjuk kota.

Yang menambahkan kegiatan prosesi ini selain Alegoris juga ada kirab benda pusaka. Pawai Alegoris tersebut di buka oleh PLT Bupati Nganjuk yang juga diikuti oleh seluruh Forkopimda Kabupaten Nganjuk. PLT Bupati Nganjuk bersama pimpinan DPRD kabupaten Nganjuk, Kapolres Nganjuk AKBP Nyoman Dewa Nanta Wiranta dan Dandim 0810/ Nganjuk Letkol Arh Sri Rusyono beserta jajaran Forkopimda Nganjuk lainnya. Awalnya berkumpul di pendopo kabupaten Nganjuk kemudian bersama sama berangkat menuju alun-alun berbek. Dalam prosesi tersebut, di kirab 2 pusaka yakni tombak jurang penatas dan payung tunggul wulung menuju kabupaten Nganjuk.

Sesampainya dipendopo, rombongan disambut dengan tari penyambutan maeswara swatantra anjuk ladang. Selanjutnya 2 pusaka yang dibawa tadi diserahkan kepada mbah Jaswadi dan mbah Semi selaku sesepuh (pamong pusoko). Selain prosesi tersebut sejumlah acara juga digelar dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Nganjuk 2018. (red_ ) 



Posting Komentar untuk "PAWAI ALEGORIS DALAM RANGKA HARI JADI KOTA NGANJUK"