Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

WARGA NGANJUK JADI KORBAN BERITA HOAX ISU TERORISME




NGANJUK - 2 warga Nganjuk menjadi korban berita  hoax atau informasi tidak benar, tentang isu terorisme melalui dunia maya dan pesan singkat. Dalam pesan tersebut ia diduga sebagai teroris yang kabur dalam aksi pengeboman bom di sejumlah gereja di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Paska kemarin aksi bom bunuh diri di 3 gereja di Surabaya, informasi terkait aksi teroris menyebar cepat dan luas di masyarakat melalui konten informasi digital, baik media sosial, serta pesan instan. Salah satunya informasi yang menyebutkan bahwa seorang warga Nganjuk menjadi terduga teroris. Dengan ciri-ciri menggunakan motor Jupiter Z warna biru nomer polisi AG 4966 WI, informasi yang viral dan menyebar luas tersebut, disebut bersumber dari Kepolisian.

Informasi tersebut langsung menyebar cepat, tanpa diketahui kebenarannya. Bahkan dalam beberapa unggahan ada yang memvonis nama pemilik motor Fitria Diyah Irawati, warga desa Kuncir, kecamatan Ngetos, kabupaten Nganjuk sebagai terduga teroris.

Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta, dalam keterangan menjelaskan, bahwa informasi yang beredar merupakan hoax atau informasi palsu.

Dampak dari informasi yang tidak benar tersebut, sempat membuat keluarga yang dituduh merasa terkucilkan dan bingung, terutama korban yang dituduh itu sendiri.

Ketika kejadian korban yang dituduhkan sedang ziarah ke Surabaya, sementara kendaraan Jupiter yang di informasikan sebagai kendaraan teroris, digunakan adiknya yang bernama Rizal berada di Semarang.

Meski menjadi viral, Fitria mengaku telah memaafkan orang yang sengaja memanfaatkan situasi keamanan negara ini akibat teroris. Hingga saat ini belum diketahui pasti siapa orang yang pertama kali mengunggahnya ke media sosial. (red_ )


Posting Komentar untuk "WARGA NGANJUK JADI KORBAN BERITA HOAX ISU TERORISME"