AKSI PEGAWAI TIDAK TETAP NGANJUK KE ISTANA PRESIDEN TIBA DI CIREBON
NGANJUK - Pasca berangkat menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Selasa pagi. Rombongan GTT PTT kategori 01 tiba di Cirebon, Rabu kemarin. Selain kehabisan bekal, uang transportasi juga minim.
Dari video amatir yang dikirimkan ketua forum GTT PTT kategori satu Nganjuk ke beberapa awak media ini, menunjukkan posisi rombongan , tiba di Cirebon , Jawa Barat, tepatnya di jalan Soekarno Hatta, Losari Lor.
Sejak berangkat dari pendopo kabupaten Nganjuk, rombongan yang terdiri dari guru dan pegawai berjenis kelamin laki laki dan perempuan ini, telah melewati beberapa wilayah. Sesekalai rombongan berhenti untuk istirahat sejenak sambil mendinginkan mesin kendaraan.
Di Cirebon mereka istirahat dan tidur di depan toko, sambil memasak nasi dan mie instan yang telah dibawa dari rumah. Ini dilakukan karena bekal mereka menipis.
Perjuangan berat guru dan pegawai tidak tetap ini sudah berlangsung lama, hingga kini belum ada kejelasan nasib guru dan pegawai yang telah mengabdikan diri puluhan tahun di sekolah.
Meski berulang kali melakukan aksi demo menuntut pemerintah daerah memperjuangkan haknya, hingga kini nasib mereka untuk diangkat menjadi PNS masih terkatung katung. Tidak hanya kejelasan nasib, mereka juga pernah dimintai sejumlah uang bernilai hingga 60 juta, yang diakui untuk meloloskan mereka menjadi PNS.
Hal tersebut diakui oleh sajianto korlap aksi ini. Mantan bupati non aktif Taufiqurrahman, dianggap sebagai dalang aksi pungutan tersebut.
Kini harapan mereka hanya disandarkan kepada Presiden RI, agar bisa diangkat menjadi PNS. Harapan ini dilakukan dengan nekat mendatangi Presiden RI ke Istana Negara di Jakarta. (red_ )

Posting Komentar untuk "AKSI PEGAWAI TIDAK TETAP NGANJUK KE ISTANA PRESIDEN TIBA DI CIREBON"