Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Inilah Detik-Detik Kecelakaan Beruntun Hingga Masuk Parit




NGANJUK - Kecelakaan beruntun terjadi di jalan raya Nganjuk Surabaya melibatkan 3 kendaraan, sebuah minibus menabrak mobil pick up dan sebuah truk hingga jatuh keparit. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tersebut, namun seorang pengengemudi mengalami luka parah di bagian kaki dan langsung di larikan ke RSUD Nganjuk guna mendapatkan perawatan.

Kecelakaan beruntun terjadi di jalan raya Nganjuk Surabaya tepatnya di desa Nglundo kecamatan Sukomoro Nganjuk. Insiden kecelakaan yang melibatkan sebuah minibus menabrak sebuah pick  up dan truk tersebut melaju dalam kecepatan tinggi. Akibanya 2 kendaraan masuk ke parit sedangkan satu lainya ringsek di tengah jalan. Beruntung tidak ada koban jiwa dalam insiden kecelakaan tersebut, namun satu pengemudi luka parah di bagian kaki sedangkan pengengemudi  lain hanya mengelamai luka ringan.

Kronologi kecelakaan berawal dari mobil pick up dengan nopol K 1887 HS yang dikemudikan Joko Harianto warga desa Ngrami kecamatan Sukomoro Nganjuk berjalan dari arah timur kebarat berhenti hendak berbelok ke kanan, karena jarak terlalu dekat,tiba-tiba sebuah minibus dengan nopol K 9353 AK yang dikemudikan oleh Yanto warga desa puluhan kecamatan Purwantoro Wonogiri Jawa Tengah langsung menabrak mobil pick up dari belakang.

Kerasnya hantaman  membuat pick up oleng ke kanan hingga menabrak sebuah truk dengan nopol W 9458 UH yang di kemudikan oleh Muhammad Hafid warga desa Turi kecamatan Babat Lamongan dari arah berlawanan. Akibatnya truk dan minibus langsung jatuh keparit sedangkan mobil pick up ringsek di tengah jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan hingga hampir setengah jam. Unit Lantas Polres Nganjuk yang datang kelokasi langsung mengevakuasi ke 3 kendaraan dan memeriksa sejumlah saksi guna penyelidikan lebih lanjut. (red_ )

Posting Komentar untuk "Inilah Detik-Detik Kecelakaan Beruntun Hingga Masuk Parit"