Atap Sekolah Dasar Roboh Siswa Belajar Di Rumah Warga
NGANJUK - Lapuk dimakan usia, sebuah atap sekolah dasar di Nganjuk, Jawa Timur, ambruk.
Beruntung ambruknya atap saat jam belajar sekolah selesai sehingga tak menimbulkan korban jiwa.
Akibat kejadian ini, terpaksa siswa siswi melakukan aktivitas belajar di rumah warga.
Seperti inilah kondisi atap bangunan di sekolah dasar negeri babadan 1, yang berada di Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk. Atap ruang kelas 4 ini tiba tiba ambruk pada Jumat sore. Beruntung ketika kejadian tidak ada aktifitas belajar mengajar, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Wariadi Kepala Sekolah SDN 1 Babadan mengungkapkan, atap ruang kelas yang ambruk tersebut sejak bulan Januari lalu memang tidak digunakan, karena kondisinya sudah sangat lapuk. Sejak saat itu, kepala sekolah telah melarang kepada guru untuk menggunakan ruangan tersebut untuk kegiatan belajar mengajar.
Pihak sekolah juga sudah mengajukan rehab kepada dinas terkait. Namun sebelum mendapatkan rehab, atap sekolah itupun ambruk terlebih dahulu.
Sedangkan untuk tetap bisa melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar para siswa. Pihak sekolah terpaksa menitipkan siswa kelas 1 dan 2 ke rumah warga dan untuk kelas 3 di tempatkan di ruang perpustakaan sekolah. Sedangkan untuk siswa kelas 4,5 dan 6 di pindahkan sementara ke ruang kelas 1 hingga ruang kelas 3.
Sementara itu, akibat robohnya atap ruang kelas tersebut, kegiatan belajar mengajar disekolah menjadi terganggu. Merika, salah satu siswa meminta agar ruang kelasnya yang roboh tersebut agar segera di bangun. Sebab ia merasa kasihan, dengan adik adik kelasnya yang terpaksa belajar di rumah warga dan perpustakaan sekolah.
Pihak sekolah dan siswa berharap kepada dinas terkait dan pemda setempat untuk segera memperbaiki atap sekolah agar kegiatan belajar mengajar kembali seperti semula. (red_ )

Posting Komentar untuk " Atap Sekolah Dasar Roboh Siswa Belajar Di Rumah Warga"