Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Rakor Tertutup Eksekutif Dan Legislatif Nganjuk Tuai Kritik




NGANJUK - Rapat koordinasi antara pimpinan Legislatif dan Eksekutif di ruang rapat paripurna DPRD Nganjuk menuai kritik dari anggotanya sendiri, Karyo Sulistiyo wakil ketua fraksi Golkar harus keluar dari ruang rapat karena unsur fraksi hanya diwakili ketua saja. Rapat koordinasi antara Legislatif dan Eksekutif yang membahas penanganan covid-19 kemarin memang tidak dihadiri oleh semua anggota DPRD, melainkan hanya pimpinan DPRD bersama ketua fraksi dan ketua AKD. Karyo juga mempertanyakan rapat yang digelar secara tertutup. Pelaksanaan rapat tersebut menurut Karyo membuat transparansinya dipertanyakan.

Rapat koordinasi antara pimpinan Legislatif dan Eksekutif di ruang rapat Paripurna DPRD Nganjuk kemarin, menuai kritik dari anggotanya sendiri, Karyo Sulistiyo anggota dewan dari fraksi Golkar menanyakan transparansi rapat yang digelar tertutup dan terbatas tersebut.

Pria yang juga menjabat wakil ketua fraksi Golkar ini kemarin harus keluar dari ruang rapat karena unsur fraksi hanya diwakili ketua saja. Untuk diketahui, rapat koordinasi antara Legislatif dan Eksekutif yang membahas penanganan covid-19 kemarin memang tidak dihadiri oleh semua anggota DPRD, melainkan hanya pimpinan DPRD bersama ketua fraksi dan ketua AKD.

Hanya menanyakan peserta rapat, Karyo juga mempertanyakan rapat yang digelar secara tertutup. Pelaksanaan rapat tersebut menurut karyo membuat transparansinya dipertanyakan. Menurut Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, rapat tertutup tersebut guna membahas penanganan covid-19 dan laporan anggaran recufusing anggaran Pemda Kabupaten Nganjuk yang di gunakan, serta kegiatan gugus langkah langkah seperti kegiatan, serta persiapan gugus untuk new normal.

Menanggapi kritik dari salah satu anggotanya, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mengaku rapat koordinasi pimpinan dewan dan pimpinan AKD bersama Bupati Novi Rahman Hidhayat dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) kemarin bersifat internal serta sudah di sepakati bersama. Terkait protes Karyo, menurut Tatit hal itu hanya merupakan miskomunikasi di fraksi Golkar. Dia menyebut dari fraksi Golkar sudah diwakili ketua fraksi Golkar Sumardi yang mengikuti rapat sampai selesai.

Dalam rapat kemarin,  Eksekutif dan Legislatif juga berkomitmen untuk mengubah tata kelola pemerintahan, termasuk kalau dinas diundang dewan ya hadir jangan mangkir lagi. (red_ )

Posting Komentar untuk "Rakor Tertutup Eksekutif Dan Legislatif Nganjuk Tuai Kritik"