Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

Maraknya Sapi Terjangkit PMK, Kang Marhaen Bentuk Satgas Penanganan Wabah PMK

 

NGANJUK - Menindaklanjuti jumlah sebaran kasus PMK  di Kabupaten Nganjuk yang terus meningkat drastis, hingga mencapai 763 kasus. Pemerintah Kabupaten Nganjuk, menggelar rapat koordinasi percepatan penanganan PMK. Rapat yang dipimpin langsung oleh Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi ini, digelar di ruang rapat anjuk ladang Pemkab Nganjuk.

Dalam rapat tersebut, Pemkab Nganjuk, telah membentuk tim satgas penanganan PMK dan menyiapkan sejumlah program penanganan wabah PMK di Kabupaten Nganjuk. Satgas ini, akan melibatkan tim dari dinas pertanian, dokter hewan dan penyuluh lapangan. Tak hanya itu, dalam penanganan wabah ini, juga melibatkan unsur TNI, Polri dan Kejari Nganjuk.

Dari data dinas pertanian Kabupaten Nganjuk per 30 Mei 2022, jumlah sebaran kasus PMK mencapai 763 kasus. Dengan rincian, 628 ekor sapi terjangkit PMK, 133 ekor diantaranya sembuh dan 2 ekor dinyatakan mati. Jumlah kasus tersebut, terus mengalami peningkatan dalam seminggu terakhir.

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi menjelaskan, wabah PMK merupakan bencana non alam, yang menjadi perhatian khusus Pemkab Nganjuk. Untuk itu, pihaknya bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk, berkolaborasi menyiapkan sejumlah langkah strategis dan pembentukan tim satgas PMK, dalam mengendalikan penyebaran PMK di Nganjuk. Pihaknya menargetkan,dalam 2 minggu kedepan jumlah kasus PMK Kabupaten Nganjuk semakin berkurang.

Menjelang hari raya idul adha ini, pihaknya menghimbau kepada masyarakat, agar tidak panik dan resah dengan wabah penyakit PMK ini. Sebab, wabah PMK ini dapat disembuhkan dan tidak menular ke manusia. Namun, jika ada hewan ternak yang sakit, masyarakat diminta untuk langsung melapor ke dinas terkait atau segera menghubungi  dokter hewan setempat. (red_ )

Klik link dibawah ini untuk melihat liputannya :

https://www.youtube.com/watch?v=V5LknrTTgh0

Posting Komentar untuk "Maraknya Sapi Terjangkit PMK, Kang Marhaen Bentuk Satgas Penanganan Wabah PMK"