Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Loading...

TAHUN AJARAN BARU 2018 BERIKAN BERKAH KEPADA PARA PENJUAL ALAT TULIS




JOMBANG - Menjelang masuknya peserta didik baru ditahun 2018, menjadi berkah tersendiri bagi pedagang buku di Jombang Jawa Timur, Senin pagi. Sejumlah pedagang mengaku omzet naik hingga 50 persen pada masa tahun pelajaran baru. Namun sayang, tingginya minat pelajar membeli buku tulis baru, tak seimbang dengan naiknya harga buku hingga 30 persen.

Sementara itu, untuk mencari harga buku murah, para orang tua siswa, memilih mencari buku di pasar tradisional. Beginilah kondisi lapak buku milik Nurhidayat di pasar tradisional Peterongan Jombang, Jawa Timur, Senin siang.

Menjelang masuknya peserta didik baru tahun 2018, banyak orang tua siswa yang harus mencukupi kebutuhan alat tulis untuk anaknya yang akan masuk ke sekolah.

Adanya hal tersebut, Nurhidayat mengaku kebanjiran omzet hingga 50 persen di banding hari biasanya. Dalam sehari kini,  ia bisa mengantongi untung hingga 500 ribu perhari, padahal sebelumnya hanya 100 ribu perhari.

Namun sayang, melonjaknya permintaan buku tak membuat harga buku semakin murah. Menurutnya, di tahun awal pelajaran, harga buku naik hingga 30 persen. Yang sebelumnya, berharga 17 ribu, saat ini mencapai harga 23 hingga 25 ribu.

Untuk tetap bisa mencukupi kebutuhan buku tulis anaknya, para orang tua siswa mengaku lebih memburu pedagang buku di pasar tradisional untuk mendapatkan harga murah. (red_ )

Posting Komentar untuk "TAHUN AJARAN BARU 2018 BERIKAN BERKAH KEPADA PARA PENJUAL ALAT TULIS"