Ratusan Sopir Truk Gelar Aksi Mogok Kerja , Demo Kebijakan Odol
NGANJUK - Ratusan sopir truk dari berbagai komunitas sopir truk di Kabupaten Nganjuk ini, menggelar aksi demo mogok kerja jilid 2 di sepanjang jalan by pass, Desa Putren Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk.
Para sopir truk ini, sengaja memarkirkan kendaraannya ke tepi jalan, sebagai bentuk aksi demo. Selain itu, para sopir truk ini, juga mengajak para sopir truk lain yang melintas di by pass, untuk mengikuti aksi demo. Mereka juga membagikan selebaran kertas kepada para sopir, sambil meminta agar semua sopir berhenti.
Agus Wijaya, koordinator komunitas sopir truk Nganjuk menjelaskan, aksi demo ini merupakan bentuk solidaritas para sopir yang tergabung dalam gerakan sopir Jawa Timur. Dalam aksinya, para sopir truk menuntut, Dinas perhubungan untuk merevisi undang-undang lalu lintas angkutan jalan terkait over dimensi dan overloading (odol).
Sementara itu, Budi Legowo, kepala bidang lalu lintas dinas perhubungan Kabupaten Nganjuk menjelaskan, pihaknya mengapresiasi aksi damai yang dilakukan para sopir truk ini tidak sampai mengganggu aktivitas pengguna jalan. Pihaknya mengaku, usai menggelar demo, para perwakilan dari sejumlah komunitas sopir truk ini, sepakat untuk mengikuti setiap keputusan dari koordinator pusat.
Aksi mogok kerja gerakan sopir Jawa Timur ini, serentak di lakukan di sebelas titik di Jawa Timur. Salah satunya di by pass Nganjuk, yang berada di lingkar utara Nganjuk kota atau arah menuju gerbang tol ruas Ngawi Kertosono. Sejumlah anggota Polisi dan dinas perhubungan tampak memantau aksi mogok para sopir di Nganjuk ini. (red_ )
Posting Komentar untuk "Ratusan Sopir Truk Gelar Aksi Mogok Kerja , Demo Kebijakan Odol"